Pertemuan pertamaku dengan konsep LoA adalah ketika Aya, temen kuliahku menceritakan tentang buku yang sedang ia baca, which is Rhonda Byrne's The Secret. Dia jelasin deh tuh isi buku itu secara detil and I kinda interested with that.
So, tanpa buang waktu -dan mumpung lagi ada dana :D- mampirlah aku ke gramed, sepulang kuliah. Cari punya cari, eh ketemu. Langsung aja beli. Nahhh, selain itu, aku juga nemuin buku yang sejenis, yaitu Law of Attraction-nya Michael Losier. Asli deh, waktu itu ga pake baca resensi dibelakangnya. Langsung aja percaya sama predikat 'International Bestseller' yang ada di covernya. Silly right??
Sampe rumah, langsung aja baca The Secret-nya. Hmmm... ternyata ga sesimpel yang kubayangkan. I mean, emang sih keliatannya gampang, tapi secara selama ini udah berpikir negatif (bahkan yang kukira udah positif aja masih termasuk kurang dimata buku itu), rada berat juga jalaninnya. Secara kadang reflek aja kan dalam berkata-kata or bertindak. Yahh gitulah pokoknya.
Sayangnya, sebelum bener-bener selesai baca bukunya, dah keburu dipinjem sama temen n belom balik sampe sekarang. Berhubung masih masih punya buku satu lagi, ya udah dibacalah yang ada. Dan aku lebih ngerti sama yang ini. Buat aku, rasanya lebih mudah dipahami deh, daripada The Secret. Dus, ada latihan-latihannya kan. Weitsss... ga berarti aku lupain jasa the secret loh ya. Aku cari aja dvd-nya. >.< yang bajakan sih. And guess what, ternyataaa... aku lebih ngerti n gampang nangkep dari dvd-nya.
Selama beberapa lama mencoba (and its not that easy, like I've mentioned earlier) mulai menampakan hasil dalam beberapa hal. Sayangnya, LoA itu sempet terlupakan beberapa waktu dan baru sekarang ini mau aku coba praktekan lagi. Kali ini, aku sungguh-sungguh MEMUTUSKAN untuk mecoba menerapkannya dengan SUNGUH-SUNGGUH. That's why I created this blog. This blog will be my sanctuary for all my dreams and for practicing LoA.
So, tanpa buang waktu -dan mumpung lagi ada dana :D- mampirlah aku ke gramed, sepulang kuliah. Cari punya cari, eh ketemu. Langsung aja beli. Nahhh, selain itu, aku juga nemuin buku yang sejenis, yaitu Law of Attraction-nya Michael Losier. Asli deh, waktu itu ga pake baca resensi dibelakangnya. Langsung aja percaya sama predikat 'International Bestseller' yang ada di covernya. Silly right??Sampe rumah, langsung aja baca The Secret-nya. Hmmm... ternyata ga sesimpel yang kubayangkan. I mean, emang sih keliatannya gampang, tapi secara selama ini udah berpikir negatif (bahkan yang kukira udah positif aja masih termasuk kurang dimata buku itu), rada berat juga jalaninnya. Secara kadang reflek aja kan dalam berkata-kata or bertindak. Yahh gitulah pokoknya.
Sayangnya, sebelum bener-bener selesai baca bukunya, dah keburu dipinjem sama temen n belom balik sampe sekarang. Berhubung masih masih punya buku satu lagi, ya udah dibacalah yang ada. Dan aku lebih ngerti sama yang ini. Buat aku, rasanya lebih mudah dipahami deh, daripada The Secret. Dus, ada latihan-latihannya kan. Weitsss... ga berarti aku lupain jasa the secret loh ya. Aku cari aja dvd-nya. >.< yang bajakan sih. And guess what, ternyataaa... aku lebih ngerti n gampang nangkep dari dvd-nya.Selama beberapa lama mencoba (and its not that easy, like I've mentioned earlier) mulai menampakan hasil dalam beberapa hal. Sayangnya, LoA itu sempet terlupakan beberapa waktu dan baru sekarang ini mau aku coba praktekan lagi. Kali ini, aku sungguh-sungguh MEMUTUSKAN untuk mecoba menerapkannya dengan SUNGUH-SUNGGUH. That's why I created this blog. This blog will be my sanctuary for all my dreams and for practicing LoA.
SEMANGAT!!!!!!







0 comments:
Posting Komentar